Website & Branding

Mau bikin website UMKM? Siapkan 7 bahan ini agar prosesnya lebih lancar

Checklist materi website yang berisi profil, produk, foto, bukti karya, kontak, cara pesan, dan penanggung jawab. Ada contoh brief sederhana juga.

Ditulis oleh
Tim DekatLokal
Diterbitkan
Waktu baca
3 menit

Yang perlu kamu ingat

Materi yang jelas membuat desain lebih terarah dan sesi revisi lebih fokus.

Desain yang rapi tetap membutuhkan isi yang rapi. Banyak keputusan kecil menjadi lebih mudah ketika nama produk, foto, harga, dan cara memesan sudah terkumpul. Kamu tidak perlu membuat presentasi panjang. Satu folder bersama dan brief singkat sudah bisa menjadi awal yang baik.

1–2. Profil singkat dan penawaran utama

Tulis siapa yang kamu bantu, apa yang dijual, dan alasan orang memilihnya. Hindari deskripsi yang hanya berisi kata “terbaik”, “terpercaya”, atau “berkualitas”. Jelaskan hal yang nyata seperti pesanan custom, pilihan ukuran, bahan, area layanan, atau cara konsultasi.

Lalu pilih penawaran yang ingin diutamakan. Jika ada puluhan produk, kelompokkan menjadi beberapa kategori. Sertakan nama, manfaat, ukuran atau varian, dan ketentuan harga. Tandai mana yang sudah final dan mana yang masih perlu dikonfirmasi supaya tidak terlanjur dipublikasikan.

3. Foto dan identitas visual yang siap dipakai

Kumpulkan logo paling jelas yang dimiliki, warna brand, dan foto asli. Beri nama berkas yang mudah dicari, misalnya “menu-paket-kantor.jpg”, bukan kumpulan nomor acak. Sertakan catatan foto mana yang utama.

Untuk foto produk, utamakan pencahayaan yang cukup dan latar yang tidak mengganggu. Tampilkan kondisi yang mendekati produk yang benar-benar diterima pelanggan. Pastikan kamu punya hak atau izin menggunakan foto, termasuk gambar dari fotografer, pemasok, dan klien.

4. Bukti kerja yang bisa diperiksa

Karya, proses produksi, sertifikat yang masih berlaku, atau testimoni dengan izin bisa membantu menjelaskan pengalaman bisnismu. Jangan menambahkan angka pelanggan atau hasil penjualan jika tidak punya dasar pencatatannya.

Usaha baru tetap bisa memperlihatkan cara kerja, contoh hasil, dan orang di balik produk. Labeli contoh sebagai contoh. Kejelasan lebih berguna daripada membuat bisnis terlihat berpengalaman dengan cerita yang tidak bisa dibuktikan.

5–6. Kontak dan alur pemesanan

Siapkan nomor WhatsApp aktif, email, akun media sosial, lokasi atau area layanan, serta jam respons. Uji semua kontak dari perangkat lain. Tentukan siapa yang membalas ketika pemilik usaha sedang sibuk.

Tulis alur pemesanan dengan bahasa sederhana. Pilih paket, kirim tanggal kebutuhan, tunggu konfirmasi, lalu ikuti langkah pembayaran. Sertakan info penting seperti minimum pesanan, jadwal pre-order, dan biaya kirim. Jangan membuat janji yang belum tentu bisa dijalankan tim.

7. Satu penanggung jawab untuk review

Pilih satu orang yang mengumpulkan masukan dan memberi persetujuan akhir. Ketika beberapa orang memberi komentar terpisah, keputusan warna, copy, dan foto mudah saling bertabrakan.

Saat mengecek hasil, tulis perubahan per bagian. Catat nama halaman, teks saat ini, teks pengganti, dan alasannya. Bedakan koreksi dengan fitur baru. Cek jatah revisi di paket supaya semuanya tetap jelas.

Contoh brief yang cukup untuk memulai

“Kami menjual katering bekal harian untuk pekerja di area yang terlampir. Website ini membantu pelanggan bertanya soal paket mingguan lewat WhatsApp. Materi awalnya berupa tiga kategori menu, foto asli, alur pesan, dan jam respons. Pemilik usaha akan mengecek hasilnya.”

Contoh ini sengaja sederhana. Setelah tujuan utamanya jelas, tim bisa membahas struktur dan kekurangan materi. Kamu juga lebih mudah menilai apakah hasil desain membantu tujuan awal, bukan sekadar terlihat menarik.

Saatnya praktik

Langkah kecil, centang satu-satu.

Progres tersimpan di browser ini. Bisa dilanjutkan nanti, tanpa akun.

0 dari 6 langkah selesai

IDE SUDAH ADA. SEKARANG LANGKAHNYA.

Bikin rencana yang pas untuk usahamu.

Mulai dari pemetaan kebutuhan, pilih cakupan yang jelas, lalu kembangkan seiring usaha berjalan.

Lihat paket Landing Page UMKM
Semua artikel